STUDI PELIBATAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMASAN PRODUK DESA WISATA CATUR KINTAMANI BALI

  • I Gede Gian Saputra Politeknik Pariwisata Bali
Keywords: keterlibatan masyarakat, desa wisata catur, pengemasan produk pariwisata

Abstract

Wisata desa adalah salah satu bentuk implementasi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan berkelanjutan. Desa Catur sebagai salah satu desa wisata memiliki beberapa kendala dalam pengembangan desa wisata, terutama pengemasan potensi wisata menjadi produk wisata. Berdasarkan fenomena yang terjadi, studi yang melibatkan masyarakat setempat dalam pengemasan Desa Wisata Catur perlu dilakukan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi sikap masyarakat dalam pengembangan desa wisata dan menganalisis bentuk keterlibatan masyarakat dalam pengemasan produk Desa Wisata Catur. Teori dan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan masalah adalah siklus hidup kawasan wisata, teori indeks (indeks iritasi), konsep pariwisata berbasis masyarakat
(CBT), konsep produk wisata, dan konsep desa wisata 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bentuk keterlibatan masyarakat dalam pengemasan produk Desa Wisata Catur ada pada tahap implementasi, kemudian perencanaan dan pengambilan keputusan. Meskipun sebagian besar orang yang terlibat dalam pengemasan produk Desa Wisata Catur, jumlah orang yang belum terlibat masih cukup tinggi. Di sinilah peran pengelola desa wisata diperlukan untuk dapat menjembatani aspirasi masyarakat yang ingin terlibat dalam pengembangan Desa Wisata Catur. Pemerintah daerah Desa Catur harus dapat merumuskan strategi pelibatan masyarakat sehingga masyarakat dapat terlibat secara optimal dalam pengemasan produk Desa Wisata Catur.

Published
2020-03-10