PERAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA NYAMBU SEBAGAI DESA WISATA EKOLOGIS

  • Dewa Ayu Made Lily Dianasari Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali
Keywords: desa wisata ekologis, partisipasi, pengembangan

Abstract

Perkembangan desa wisata di Indonesia meningkat setiap tahun, dimana terdapat 144 desa wisata pada tahun 2009 dan meningkat menjadi 980 desa wisata pada tahun 2014. Desa Nyambu ditetapkan sebagai desa wisata ekologis oleh Bupati Tabanan, dan pengembangan Desa Nyambu sebagai Desa Wisata Ekologis (DWE) melalui tiga tahapan yaitu dari tahap persiapan, perencanaan dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi partisipasi masyarakat Desa Nyambu dalam pengembangan desa wisata dengan cara menyebarkan 100 kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan analisis factor konfirmatori. Bentuk partisipasi manipulative tertinggi adalah masyarakat mengetahui program kegiatan Desa Nyambu sesuai dengan program yang dicanangkan oleh badan pengelola (0,848), Partisipasi
pasif dengan nilai factor 0,802; partisipasi konsultatif yang dilakukan masuarakat adalah turut memberikan pemdapat dan saran tentang pegembangan desa kepada pengelola desa wisata (0,773); Partisipasi intensif yang dilakukan oleh masyarakat tertinggi adalah menyediakan sarana/fasilitas dan aksesibilitas dalam kegiatan pariwisata (0,922); Partisipasi fungsional adalah masyarakay aktif dalam pengusulan rencana dan program terkait pengembangan Desa Nyambu (0,881); Partisipasi
interaktif yang dilakukan masyarakat adalah menyumbangkan gagasan / ide dalam pengembangan kegiatan pariwisata di Desa Nyambu (0,962); Partisipasi Mandiri tertinggi yang dilakukan oleh masyarakat adalah berinisiatif dapat mengambil keputusan yang dapat mempengaruhi pengembangan Desa Nyambu kedepannya (0,724). Berdasarkan hasil tersebut diharapkan masyarakat semakin aktif berperan dalam pengembangan DWE Nyambu sehingga memberikan manfaat terhadap peningkatan
ekonomi masyrakat.

Published
2019-09-18